Tenganan Pegringsingan Desa Kuno Bunga Alam Bali Timur

Published Februari 23, 2010 by chadekayu

Tenganann Pegringsingan adalah nama salah satu objet wisata andalan di pulau dewata yang berlokasi di kabupaten paling timur pulau ini, yaitu kabupaten Karng Asem. Lebih tepatnya Tenganan Pegringsingan terletak di desa Manggis. Jika anda ingin mengunjungi Tenganan Pegringsingan, anda akan menepuh jarak kira-kira 65 Km dari Bandara Internasional Ngurah Rai. Dan salah satu keunngulan dari tempat ini adalah mudahnya menjangkau tempat ini dengan kendaraan umum atau pun denagn menggunakan kendaraan pribadi. Bagi para wisatawan fasilitas yang dapat anda nikmati disini adalah kedai makanan, toilet, art shop, dan juga areal parker yang luas. Tempat tujuan wisata lainnya yang jaraknya kira-kira tiga Km.

Tenganan adalah salah satu desa kuno yang dimiliki oleh Bali, yang mana sering dikenal dengan sebutan “Bali Aga”. Ada beberapa cerita yang akan memberikan kita informasi tentang sejarah dari Desa Tenganan Pegringsingan. Beberapa mengatakan jika kata Tenganan berasal dari kata “tengah” atau “ngetengahang” yang berarti “bergerak ke daerah tengah”. Asal mula kata ini ada kaitannya dengan perpindahan penduduk pesisir pantai ke areal pedesaan. Yang mana daerah ini terletak di tengah –tengah bukit yaitu antara bukit kauh dan bukit kangin. Versi lainnya mengatakan jika penduduk Tenganan sebenarnya berasal dari desa Peneges. Yaitu sebuah tempat yang berada di gianyar, dekat dengan desa Besahulu. Dan jika derdasarkan dari cerita rakyat, pada jaman dahulu ketika Raja Bedahulu kehilangan salah satu kudanya. Orang-orang melihatnya bergerak ke timur. Dan pada akhirnya kuda itu ditemukan telah mati oleh Ki Patih Tunjung Biru, tangan kanan dari Raja. Sebagai upahnya raja akan mengaugrahinya tanah sepanjang bau bangkai kuda tersebut dapat tercium. Jadi Ki Patih Tunjung Biru akhirnya memotong-motong bangkai kuda tersebut menjadi potongan yang kecil-kecil menyebarkannya sejauh yang ia bisa. Dengan demikian akhirnya Kipatih Tunjung Biru mendapat tanah yang cukup luas. Geringsing adalah sebuah kegiatan menenun, yang mana penduduk desa ini melakukannya hampir setiap hari, dan hasil tenunan mereka dipergunakan pada saat upacara-upacara adat diselenggarakan. Dam hasil temunnanya sendiri bernama kain kain songket tenganan pegringsingan. Yang memiliki nilai jual yang lumanyan juga. Kata gringsing dibagi menjadi dua suku kata. Kata “gering” yang memiliki arti kematian dan kata “sing” berarti tidak.

Sebagai salah satu desa kuno Tenganan Pegringsingan identik dengan kegiatan agamanya. Banyak acara pura diselenggarakan di desa ini yang menarik wisatawan untuk dating ke tempat ini.  Salah satu acara yang paling menarik adalah  “mekare-kare” atau” perang pandan” ini adalah sebuah acara pertarungan atau perang dengan menggunaan daun pandan yang berduri sebai senjatanya. Acara ini selalu diselenggaraka dalam rangka perinagtan sasih kelima atau bulan kelima dalam kalender bali. Selain itu ada banyak pakaian dan budaya unik lainnya yang bisa di temukan didesa ini, di Tenganan Pegringsingan. Maka bagi anda yang ingin mengunjungi Pulau yang begitu menpesona ini maka masukkanlah Tenganan Pegringsingan ke dalam agenda perjalanan wisata kalian.


6 comments on “Tenganan Pegringsingan Desa Kuno Bunga Alam Bali Timur

  • Hello, my name is Kuni Takeuchi.
    I translated & published Madi Kertonegoro’s book “Spirit Journey to Bali Aga, Tenganan Pegrinsingan” into Japanese in 1990.
    While I was searching, I’ve found your beautiful site about Tenganan.
    I’d like to say hello and I’m so pleased to see your beautiful photos.
    Terima kasih!

  • keaslian suatu desa yang penuh keheningan hidup ini harus dijaga sampai antar generasi apaun yang diluar DESA TENGANAN penuh dengan warna dunia yang modern……………….. dan komunitas orang – orang desa ini tetap solid memegang teguh ajaran AGAMA dan BUDAYA yang selaras dengan arsitektur pisik bangunan tanpa ada perubahan ……………inilah AJEG BALI SESUNGGUHNYA …………….. gotong royong , akar budaya , ketulusan roh yang damai , memegang teguh budi pekerti ……………………….. sepi itu indah , sepi itu magnet , sepi itu tulus , sepi itu
    berkat yang membawa kewibawaan desa Tenganan menuju kehidupan Bali sesungguhnya……..yaitu Bali ASLI .

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: